Medanbisnisdaily.com – Medan
Ketua Umum DPN Ikatan Nasional Konsultan Indonesia (Inkindo), Erie Heryadi, mendesak Presiden RI, Joko Widodo, untuk menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) tentang Peningkatan Daya Saing Konsultan.
Menurut Erie Heryadi, terbitnya Perpres tersebut akan memberikan payung hukum yang lebih kuat bagi jasa konsultan sektor konstruksi. Hal ini dinilai sangat penting karena peluang usaha di sektor non-jasa konstruksi sangat besar dan mencakup hampir seluruh kementerian serta lembaga.
Hal tersebut disampaikan Erie Heryadi dalam sambutannya pada pembukaan Rapat Kerja Provinsi Inkindo Sumut Tahun 2023 yang digelar di JW Marriott Hotel Medan, Rabu (22/02/2023).
Erie Heryadi kembali menegaskan bahwa Perpres tersebut sangat mendesak bagi para konsultan. Karena itu, Inkindo akan terus berjuang agar Perpres yang merupakan inisiatif Bappenas dan kini sudah berada di meja Setpres, dapat segera diterbitkan.
Di bagian lain, Erie Heryadi menyampaikan bahwa DPN Inkindo akan memperkuat konsolidasi internal organisasi ke seluruh provinsi. Ia menilai tantangan Inkindo ke depan akan semakin berat dan tidak terlepas dari berbagai pengaruh eksternal.
“Jumlah anggota Inkindo mengalami penurunan dan berbagai masalah lainnya. Ini merupakan tantangan bagi kami ke depan. Regulasi, sertifikasi, pembinaan anggota, serta penyelesaian berbagai kesulitan yang dihadapi anggota di daerah harus terus dimantapkan,” ujar Erie Heryadi.
Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, yang diwakili Kepala Dinas Perindag dan ESDM, Mulyadi Simatupang, menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan Rakerprov yang mengusung tema “Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Konstruksi Ramah Lingkungan”.
Menurut Edy Rahmayadi, penerapan teknologi tepat guna pada konstruksi ramah lingkungan membutuhkan komitmen dan kerja sama yang kuat, karena manfaatnya tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga bagi generasi mendatang.
“Harapan saya, pertemuan yang baik ini dapat memberikan kontribusi positif bagi seluruh elemen, baik pemerintah, swasta, badan usaha, maupun masyarakat di Sumatera Utara,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua DPP Inkindo Sumut, Yanuar Mahdi, mengatakan bahwa Rakerprov pertama pada masa kepengurusan DPP Inkindo Sumut periode 2022–2026 sengaja mengangkat tema “Penerapan Teknologi Tepat Guna pada Konstruksi Ramah Lingkungan”.
“Tema ini dipilih untuk mewariskan konstruksi yang bersahabat dengan lingkungan bagi anak cucu kita kelak,” ujar Yanuar Mahdi dalam sambutannya.
Menurutnya, tema tersebut juga menunjukkan kontribusi nyata para konsultan yang tergabung dalam Inkindo dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur dan proyek pembangunan lainnya yang mendukung kehidupan berkelanjutan.
Lebih lanjut, Yanuar Mahdi menjelaskan bahwa tema tersebut memiliki makna strategis dan sejalan dengan tujuan organisasi, yakni mewujudkan Inkindo yang modern dan profesional dalam pengelolaan perencanaan teknologi ramah lingkungan.
“Inkindo senantiasa menjunjung tinggi nilai luhur kejujuran, keadilan, dan tanggung jawab yang berlandaskan etika moral dalam setiap langkah profesional,” jelasnya.
Yanuar Mahdi juga menyampaikan bahwa Rakerprov Inkindo Sumut menjadi ajang pemantapan pencapaian program kerja sekaligus konsolidasi organisasi agar bendera Inkindo di Sumatera Utara terus berkibar, maju, dan berkembang.
Sementara itu, Ketua Panitia Rakerprov menyampaikan bahwa selain membahas program kerja Inkindo Sumut, kegiatan tersebut juga menjadi ajang silaturahmi para konsultan di bawah naungan Inkindo.
Rakerprov juga diisi dengan seminar teknologi ramah lingkungan, pelantikan mitra Inkindo, penandatanganan kerja sama Inkindo Sumut dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dan Pertakindo, serta pameran teknologi ramah lingkungan, hiburan, dan lucky draw.
Turut hadir jajaran DPN Inkindo, pengurus DPP Inkindo dari Aceh, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Yogyakarta, Sulawesi Tengah, Gorontalo, serta para anggota Inkindo se-Sumatera Utara.